oleh

Fakta Bahwa Messi Sempat Takut Kalah Saing Dengan Ibrahimovic

Detikpelangi – Striker asal Argentina, Lionel Messi, sempat memiliki ketakutan kalah bersaing dengan pemain lain sebelum tenar dan menjadi megabintang Barcelona seperti saat ini.

Messi menembus skuat utama Barcelona pada 2004 dari akademi La Masia. Sejak saat itu, La Pulga memiliki progres hingga menjadi andalan Blaugrana.

Baca Juga:   VIDEO: Gol Liga Champions: Barcelona 2-1 Inter Milan

Kedatangan Pep Guardiola sebagai pelatih Barcelona pada 2008/2009 menambah kepercayaan diri Messi. Sebelumnya Guardiola merupakan pelatih di La Masia.

Di musim 2008/2009 Messi menjadi tumpuan Pep Guardiola saat membawa Barcelona meraih treble winners. Akan tetapi, perekrutan Zlatan Ibrahimovic dari Inter Milan pada musim berikutnya (2009/2010) sedikit mengganggu pikiran Messi.

Striker kelahiran Rosario itu sempat merasa terancam dengan kedatangan Ibrahimovic. Dikutip dari , Messi khawatir Ibrahimovic menggeser statusnya sebagai andalan klub asal Catalunya tersebut.

Zlatan Ibrahimovic hanya bermain semusim di Barcelona.
Zlatan Ibrahimovic hanya bermain semusim di Barcelona. (AFP PHOTO / PIERRE-PHILIPPE MARCOU)

Dalam buku ‘The Messi Mystery’ yang ditulis Sebastian Fest dan Alex Juillard, kehadiran Ibrahimovic memaksa Messi memberikan pesan kepada Guardiola. Messi mengirimkan pesan itu saat berada di bus tim dan tidak bisa mengungkapkannya secara langsung kepada Guardiola.

“Saya bisa melihat, bahwa saya tidak lagi penting bagi tim, jadi…,” tulis Messi.

Pada musim 2009/2010 Messi belum begitu superior seperti musim-musim berikutnya. Meskipun ketika itu ia sudah menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.

Tetapi, di musim 2009/2010 Messi beberapa kali tampil buruk, sementara Ibrahimovic bermain brilian. Hanya saja, setelah pesan Messi kepada Guardiola, pelatih berkepala plontos itu membuat perubahan dalam skema permainannya.

Baca Juga:   Karena Tidak Membersihkan Kelas Guru Ini Paksa Muridnya Makan Sampah

Messi yang awalnya bermain melebar ditarik ke tengah, sedangkan Ibrahimovic dari tengah digeser melebar.

Perubahan itu memberikan pengaruh untuk kedua pemain. Messi mencetak 47 gol dalam 53 pertandingan, sementara Ibrahimovic hanya mengoleksi 21 gol dalam 45 laga.

Ibrahimovic akhirnya kembali ke Italia bersama AC Milan dengan status pinjaman, sebelum permanen di klub tersebut lalu pindah ke Paris Saint-Germain, Manchester United, dan kini di LA Galaxy. (sry/jun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed