oleh

Pakai 5 Gelandang dan Formasi Pohon Natal, Apa Ide Zinedine Zidane Sebenarnya?

Detikpelangi – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, membuat keputusan mengejutkan pada laga melawan Valencia. Dia bermain dengan lima gelandang tengah dan memakai formasi pohon natal. Lantas, bagaimana dia menjelaskan hal itu?

Real Madrid meladeni Valencia pada laga Supercopa de Espana, Kamis (9/1/2020) dini hari WIB. Pada laga yang digelar di King Abdullah Sport City tersebut, Real Madrid menang dengan skor 3-1.

Real Madrid tampil sangat dominan dan mendapat 61 persen penguasaan bola. Tiga gol Los Blancos masing-masing dicetak Toni Kroos, Isco, dan Luka Modric. Valencia hanya membalas dari gol Dani Parejo.

Kemenangan ini membawa Real Madrid melaju ke final Supercopa de Espana. Real Madrid akan memperebutkan gelar juara melawan pemenang duel Barcelona vs Atletico Madrid pada Jumat (10/12020) dini hari WIB.

5 Gelandang dan Pohon Natal

Zinedine Zidane memainkan lima gelandang tengah saat berjumpa Valencia. Lima pemain tersebut yakni Casemiro, Toni Kroos, Luka Modric, Isco, dan Fede Valverde. Mereka bermain dalam formasi pohon natal atau 4-3-2-1.

Keputusan ini tentu saja cukup aneh. Sebab, Zidane sebenarnya punya banyak pemain winger seperti Rodrygo, Vinicius Junior, dan Gareth Bale. Namun, dia punya pertimbangan lain mengapa harus memakai lima gelandang.

“Kami bisa bermain dengan pemain yang lebih lebar, tetapi kami memilih untuk menggunakan Isco dan Modric di dalam untuk memberi lebih banyak kebebasan pada bek sayap,” kata Zidane dikutip dari situs resmi Real Madrid.

Image result for susunan pemain dan formasi Valencia vs Real Madrid(c) Tangkap Layar Whoscored

“Itu adalah formasi yang menyerang, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kami bermain di separuh wilayah lawan, menekan tinggi dan menyebabkan masalah bagi mereka,” sambung pelatih asal Prancis.

Isco dan Luka Modric Sebagai Kunci

Image result for Isco dan Luka Modric Sebagai Kunci

Pada formasi 4-3-2-1 yang diterapkan melawan Valencia, Zinedine Zidane memberikan peran dua gelandang di belakang penyerang kepada Isco dan Luka Modric. Kedua pemain mampu tampil bagus dan memberi kreativitas untuk serangan Real Madrid.

Baca Juga:   Selamat! Luka Modric Tembus 100 Gol dalam Karirnya

Bahkan, mereka berdua mampu mencetak gol. Isco mencetak gol pada menit ke-39 dan Luka Modric pada menit ke-65. Kedua pemain juga sangat dominan dalam penguasaan bola di wilayah pertahanan lawan.

Sementara itu, trio Casemiro, Toni Kroos dan Fede Valverde menjadi menjadi tembok kokoh di depan para bek. Mereka juga membuat Real Madrid tampil stabil karena bisa dengan cepat memulihkan penguasaan bola.

Bukan Jaminan Formasi Paten

Image result for Isco dan Luka Modric Sebagai Kunci

Formasi 4-3-2-1 dengan lima gelandang tengah terbukti ampuh pada laga kontra Valencia. Akan tetapi, tidak ada jaminan dari Zinedine Zidane bahwa formasi itu akan dipatenkan pada musim 2019/2020 ini. Real Madrid akan adaptif dalam menentukan taktik dan formasi.

“Semuanya berjalan seperti yang kita harapkan hari ini tetapi pertandingan berikutnya [final] akan berbeda. Itu adalah pertandingan yang hebat,” kata Zidane.

Zinedine Zidane pada musim 2019/2020 ini memang banyak melakukan eksplorasi taktik. Dia tidak tergantung pada formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1 belaka. Selain itu, Zidane juga meninggalkan ketergantungan pada satu pemain.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed